Ezypods

Mengapa vaping membuat batuk?

Mengapa vaping membuat batuk

Mengapa vaping membuat batuk?

Jika Sobat berhenti merokok dan berganti ke e-cigarete, selamat paru-parumu akan sangat berterima kasih. Beberapa perangkat e-cigarete mungkin terlihat sama dengan rokok tetapi praktiknya sangat berbeda. Menghisap uap dan mencoba berbagai rasa buah-buahan hanyalah permulaan. Meskipun -cigarete sangat direkomendasikan oleh banyak orang, e-cigarete tetap dapat menyebabkan beberapa masalah pada tenggorokan. Mengapa vaping membuat batuk? Adalah  pertanyaan yang sering diajukan oleh banyak orang terutama para pemula. Alasan sering batuk adalah Teknik vaping yang digunakan tidak sesuai dengan perangkat e-cigarete. Berikut beberapa hal pemicu batuk dan hal yang bisa membantu untuk mencegah agar hal itu tidak terjadi lagi.

Vaping potensi penyebab batuk 

Mungkin ada sejumlah alasan mengapa vaping membuat batuk Ketika memakai e-cigarete. Meskipun batuk adalah efek samping jangka pendek saat vaping, itu sangat menggangu bagi banyak orang. kami telah menyusun daftar di bawah ini di mana Anda bisa melakukan kesalahan dan bagaimana mencegah batuk.

Teknik vaping MTL ( mouth to lung ) dan DTL ( direct to lung )

Dua teknik utama vaping mulut ke paru-paru (MTL) dan langsung ke paru-paru (DTL), terkadang dapat membingungkan bagi mereka yang baru pertama kali membeli e-cigarete. Jika sobat tidak memahami perbedaan antara keduanya, kami coba menjelaskan lebih mendalam.

Teknik MTL pada awalnya lebih disukai oleh mantan perokok maupun pemula yang mencoba vaping.  Sering kali mereka menghirup uap langsung ke paru-paru tanpa mengetahui atau memahami pengaturannya. Hal ini bahkan terjadi juga dengan mereka yang telah melakukan vaping dalam jangka waktu yang lama bahkan belum menyadarinya. Menyimpan terlalu banyak nikotin di dalam mulut sebelum menghirupnya kedalam paru-paru bisa menjadi penyebab batuk.

Cobalah untuk menggunakan cara trial and eror  sampai menemukan keseimbangan yang cocok. Beberapa produk e-cigarete terlalu kuat dengan jumlah uap yang dihasilkan lebih besar dari yang diharapkan. Perlu berhati-hati untuk hal itu.

Rokok merusakan paru-paru

Setiap tahun di Inggris tercatat 47.000 kasus kanker paru-paru, dengan tiga perempat diantaranya disebabkan oleh merokok. Rambut-rambut kecil yang disebut Silia beroperasi disekitarparu-paru berfungsi menghilangkan lendir yang menumpuk saat sobat sakit. Silia bisa rusak ketika sobat merokok dan sampai berhenti merokok Silia tidak bisa berfungsi atau tetap berfungsi pada tingkat yang sangat terbatas.

Awalnya, Sobat mungkin terbatuk saat berhenti merokok karena Silia yang mulai memperbaiki dan akhirnya berfungsi kembali. Batuk mungkin akan bertahan tetapi begitu sobat berhenti merokok sebluan kemudian paru-paru sobat akan terus membaik dan terus berlanjut dari tahun ke tahun.

Propylene Glycol

PG adalah singkatan dari Propylene Glyciol, cairan ini tidak memiliki bau atau warna, dan lebih cair dari VG. Dalam vaping digunakan untuk memberikan  Throat Hit yang di klaim menghadirkan sensasi yang mirip dengan merokok. PG umumnya digunakan dalam industry makanan sebagai pengawet, juga digunakan di industri farmasi dalam obat-obatan dan dapat dipastikan aman dikonsumsi manusia. PG adalah bahan pembawa rasa dan nikotin dalam liquid.

E-liquid sobat mungkin menyebabkan batuk, terutama jika cairan PG 100%. PG digunakan dalam berbagai produk tetapi dikenal menyebakan iritasi pada tenggorokan, yang nantinya dapat menyebabkan serangan batuk jika sobat memiliki kepekaan terhadap PG. Sementara itu PG banayak disukai karena memberikan Throat Hit  yang akrab dengan sensai merokok, untuk sedikit menghaluskannya bisa menggunakan VG. Sensasi yang tidak terlalu kasar akan mengurangi kemungkinan batuk. Setelah tubuh membiasakan diri dengan vaping dan mulai membersihkan diri setelah berhenti merokok, serangan batuk setidaknya akan berkurang dan bisa berhenti.

Watt terlalu besar pada perangkat e-cigarete 

Saat pertama kali memulai vaping, watt yang besar dapat mengubah kinerja e-cigarete, inilah alasan mengapa vaping membuat batuk? dengan menggunakan watt terlalu besar dapat menghasilkan lebih banyak uap dari yang sobat butuhkan. Ezy calm device yang simple memiliki watt yang rendah cocok untuk membantu berheti merokok.

Kadar nikotin tinggi

Masalah umum yang penyebab utama batuk saat vaping adalah penggunaan e-liquid dengan kadar yang terlalu tinggi. Ketika sobat berhenti merokok dan mulai vaping, sangat penting untuk mengganti tingkat nikotin yang biasa dikonsumsi sebagai perokok. Ini tentang menemukan keseimbangan yang tepat, Sobat tidak disarankan untuk memulai dengan nikotin yang terlalu rendah jika terbiasa dengan tingkat yang lebih tinggi dengan rokok. Hal ini menyebabkan kekambuhan merokok kembali jika asupan nikotin tidak memuaskan keinginan sobat. Sama halnya, terlalu banyak nikotin juga dapat mengakibatkan iritasi pada tenggorokan.

Dehidrasi

Tenggorokan yang kering sering terjadi pada vaping karena kekentalan dari e-liquid yang di panaskan dan isi dari e-liquid tersebut menempel pada lidah sobat sehingga menyebabkan batuk. PG dalam e-liquid tidak hanya menyebabkan iritasi pada tenggorokan tetapi juga menyebabkan mulut terasa kering, yang menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi bisa juga menjadi penyebab batuk.

Batuk bisa terjadi dengan atau tidak vaping

Batuk bisa terjadi kapan saja karena penumpukan lendir di paru-paru. kemungkinan disebabkan teknik vaping yang salah maupun perubahan karena berhenti merokok. Biasanya bagi mereka yang tidak menggunakan e-cigarete maupun merokok, batuk terus menerus dapat berlangsung selama 2-4 minggu. Namun berbeda dengan vapers dan perokok itu tergantung pada apa yang sobat hirup dan frekuensi melakukannya. Hingga saat ini penelitian menunjukkan vaping adalah alternatif yang lebih baik untuk manfaat kesehatan. Meskipun ada efek samping dengan vaping, tetapi resikonya jauh lebih kecil dan dianggap kurang berbahaya daripada pembakaran rokok.

Mengapa merokok menyebabkan batuk ? 

Seorang perokok sering mengalami batuk. Batuk ini disebabkan oleh tubuh membersihkan bahan kimia yang masuk ke saluran udara dan paru-paru melalui penggunaan tembakau.

Jika batuk terus menerus dan berlangsung selama lwbih dari 3 minggu itu dikenal sebagai batuk perokok. Sementara batuk mungkin dimulai sebagai batuk kering, akhirnya bisa menghasilkan dahak. Gejala lain termasuk sakit tenggorokan dan nyeri dada.

Meskipun sebagian besar batuk terkait non-nikotin dikaitkan dengan pilek dan flu, merokok adalah salah satu penyebab utama batuk. Kapasitas paru-paru akan meningkat 10% setelah hanya Sembilan bulan setelah berhenti merokok. Bahkan lebih buruk dari batuk, gejala ini bisa menjadi tanda kanker paru-paru, jadi segera berhenti merokok dan temui dokter. Vaping sejauh ini telah meningkatkan kepercayaan sebagai alat terapi berhenti merokok dan membantu jutaan orang di Inggris sebagai alternatif pengganti rokok. Tanpa tar yang ada didalam e-cigarete dalah bantuan besar untuk kemungkinan merusak paru-paru. Kami tidak menyarankan bahwa vaping bermanfaat untuk pernapasan, batuk, atau cara kerja paru-paru jika ada tidak melakukan vape atau bahkan merokok. Satu-satunya tujuan Ezy adalah untuk membantu orang berhenti merokok.

Ezypods adalah toko online menjual produk rokok elektrik dan liquid pods yang berpita cukai resmi. Ezypods merupakan solusi terbaik untuk berhenti dari kebiasaan candu rokok, Misi kami membantu mereka yang ingin meningkatkan kualitas hidup sehat dan mengakhiri kebiasaan merokok. Perkenalkan produk pods terbaik EZY Calm dan EZY Finest dari Indonesia. Terdapat Varian rasa Banana Groove, Flurry Taro, Fresh Ice Cola, Ice Spring, Iced Creamy Orange, Iced Grape, Iced Lemon Yogurt, Mungbean Ice, Pineapple Spring, Sparkling Lemonade, Strawberry Ice, Strawberry Kiwi, dan Watermelon Blast.

Blog Ezypods adalah halaman Informasi artikel atau blog EZY tentang vape, review pod, berita vape, dan lainnya. Kunjungi juga media partner blog artikel kardinal ctick lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.
*
*